jump to navigation

Melanjutkan Study ke Luar Negeri May 17, 2010

Posted by wijasena in Kuliah.
trackback

Memasuki tahun akhir, biasanya mahasiswa akan mengambil keputusan akan bekerja atau melanjutkan ke jenjang berikutnya (S2). Banyak pilihan bagi mereka yang mempunyai cukup uang untuk melanjutkan study. Tidak hanya di dalam negeri, study ke luar negeri pun semakin diminati. Selain karena gengsi dangan pamor bahwa melanjutkan ke luar negeri akan menambah pergaulan dengan dunia luar yang semakin mengglobal, prospek terhadap lulusan dan orientasi terhadap pekerjaan kelak akan semakin luas. Untuk mencapai semuanya itu kita perlu mempersiapkan sejak dini.

Langkah – langkah penting untuk Belajar di luar negeri :

1. Mempersiapkan kemampuan bahasa sejak awal

Ini merupakan factor terpenting mengingat penguasaan bahasa yang baik merupakan modal utama untuk sukses belajar di luar negeri. Persyaratan ini harus mutlak dipenuhi dimanapun kita akan menuntut ilmu. Rata – rata untuk program beasiswa di Eropa menggunakan pengantar bahasa Inggris, kecuali perguruan tinggi yang bersangkutan menetapkan bahwa bahasa yang dipakai adalah bahasa Negara tersebut. Seperti beberapa universitas di Perancis mungkin karena mempunyai nasionalisme yang tinggi, mereka tetap memakai bahasa Prancis.

2. Mengumpulkan informasi yang berkaitan dengan :

  • Sistem pendidikan di Negara tujuan.
  • Bidang studi yang diminati.
  • Durasi /lama pendidikan
  • Persyaratan masuk
  • Biaya pendidikan.
  • Biaya hidup (akomodasi, transportasi

3. Informasi dapat diperoleh dari website institusi yang bersangkutan, seminar/ pameran yang diadakan oleh perguruan tinggi yang bersangkutan.

4. Melengkapi persyaratan – persyaratan yang diperlukan untuk pendaftaran.

5. Menerima Surat Penawaran dari Institusi yang dituju

6. Melakukan pembayaran biaya uang sekolah dan atau biaya lainnya yang diperlukan

7. Menerima tanda bukti pembayaran beserta surat untuk permohonan visa pelajar

8. Pengurusan visa pelajar di kedutaan besar Negara yang bersangkutan di Jakarta dengan melengkapi persyaratan permohonan visa sesuai permintaan dari Negara tersebut

9. Mendapatkan visa pelajar yang diperlukan

10. Pengurusan Tiket Pesawat

11. Mengikuti pengarahan sebelum keberangkatan ke Negara tujuan

12. Berangkat ke negara tujuan.

Jenis – jenis Akomodasi yang tersedia di Negara Tujuan :

Akomodasi atau tempat tinggal nantinya di Negara tujuan belajar adalah salah satu hal yang paling penting dan harus diurus sebelum keberangkatan untuk mendapatkan akomodasi yang sesuai dengankeinginan dan kebutuhan. Karena keterbatasan jumlah akomodasi yang tersedia, terkadang mungkin harus mempertimbangkan beberapa pilihan yang lain, dan tidak perlu khawatir karena setiap institusi menyediakan petugas yang khusus membantu melayani permintaan akomodasi oleh mahasiswa/I nya.

  • Asrama

    Setiap perguruan tinggi di luar negeri umumnya memiliki fasilitas asrama sekkolah untuk mahasiswa/I yang belajar di institusi tersebut. Asrama sekolah biasanya terletak di dalam kampus atau pada jarak yang tidak terlalu jauh dari kampus sehingga akomodasi ini menjadi pilihan utama. Namun biasanya mempunyai daya tamping yang terbatas “first in first served” yakni yang datang terlebih dahulu akan diutamakan dan diprioritaskan untuk mahasiswa/I yang memerlukan perhatian khusus. Fasilitas yang disediakan asrama juga bermacam – macam tergantung permintaan dan sesuai dengan harga/biaya sewa kamar. Jika berencana untuk tinggal diasrama, ajukan aplikasi dari jauh – jauh hari dan sebaiknya untuk menyiapkan backup plan pilihan akomodasi lain . Kelebihan tinggal di asrama akan banyak berinteraksi dengan senior sehingga dapat memberikan tutorial dan bimbingan belajar.

  • Sewa rumah atau Apartemen

    Ada yang berpendapat bahwa share accommodation atau patungan untuk sewa rumah /apartemen jatuhnya akan lebih murah. Jenis share accommodation yang tersedia sangatlah beraneka ragam sehingga cukup banyak perencanaan dan perhitungan yang harus dilakukan baik sebelum bertinadk hingga tahu pasti baudget yang akan dikeluarkan. Yang harus diperhatikan apakah rumah/apartemen yang disewakan berikut dengan perabotan lengkap (fully furnished) atau perabotan terbataas (partly furnished) atau kosong (unfurnished).

    Pertimbangan lain adalah keadaan tempat tinggal yang akan kita sewa, lingkungannya serta jarak tempuh ke kampus. Sehingga Sharemate yang garis besar memiliki sifat atau gaya hidup yang sesuai sehingga tercipta suasana tinggal yang aman dan nyaman.

  • Homestay

    Maksudnya adalah tinggal bersama dengan keluarga local yang bersangkutan. Dapat memilih homestay yang berikut makan (fullboard) atau bisa memilih untuk tempat tinggal saja. Mahasiswa akan tinggal (homestay) di keluarga – keluarga yang sudah diperiksa dan telah memenuhi criteria tertentu dari institusi atau agen homestay yang bersangkutan untuk menerima pelajar asing dengan kontrak singkat umumnya antara 4 s.d 8 minggu dan bisa diperpanjang jika menghendaki.

Sumber : IKPII

Comments»

1. restu priadi - December 7, 2011

orang biasa , apakah bisa ?

2. restu priadi - December 7, 2011

orang biasa, apakah bisa ?

wijasena - December 20, 2011

Insya Allah jika kita berusaha dan diiringi dengan doa, tak ada yang mustahil di dunia ini

restu priadi - January 1, 2012

iya saya sangat percaya itu, apakah ada petujuk yang bisa memberi tahu saya, setidaknya untuk persiapan di kemudian hari ?

terima kasih


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: